Tuhan aku rindu 6
bulan yang lalu, betapa semangatnya kamu
kamu membantu aku
untuk bangun dan berdiri dari keterpurukan
Tuhan aku rindu 5
bulan yang lalu,
betapa kamu semangat
untuk mendapatkan aku
meski pada saat itu
aku masih ada dalam rasa ketakutan yang begitu besar
namun kamu tak pernah
mempedulikan semuanya,
kamu terus berjuang
untuk mendapatkan simpati dariku
Tuhan aku rindu 4
bulan yang lalu,
betapa kamu sangat
menghawatirkan semua keadaanku
betapa kamu selalu
menelponku sesering mungkin dalam satu hari
Tuhan aku rindu 3
bulan yang lalu
dimana kamu selalu
membuat setiap hari-hariku semakin berwarna
dan selalu membuat aku
tersenyum disetiap hari-hariku
Tuhan aku rindu 2
bulan yang lalu
dimana kamu seperti
selalu ada dalam hari-hariku, dalam setiap langkahku
bahkan hingga ada di
dalam kesedihanku
kamupun selalu
mendengarkan semua cerita yang aku punya
meski menurutmu semua
cerita yang aku punya itu tidak penting
begitupun sebaliknya,
tetapi mengapa aku sangat senang pada 3 bulan yang lalu
saatnya pun tiba, saat
dimana 2 bulan yang lallu berganti menjadi 1 bulan yang lalu,
kamu berubah entah
mengapa
aku sangat kecewa dan
aku sangat sulit untuk menemukan sosok dirimu
apa karena kamu mulai
mengabaikanku dengan berbagai kesibukanmu?
kesibukan yang lebih
membuat aku membenci 1 bulan yang lalu
1 bulan dimana ketika
dirimu menghilang tanpa jejak
yang membuat
pertanyaan besar dalam hidupku
Mungkin kini kamu
mulai berusaha melirik wanita lain saat aku lemah seperti sekarang ini.
aku hanya bisa
merasakan perbedaan yang sangat mencolok di tiap bulannya,
dan perbedaan itu
sangat menguras energi, tenaga, hingga air mataku . .
Entahlah aku tak
pernah tau apa yang akan terjadi di tiap bulan berikutnya dan berikutnya.
aku hanya bisa berdoa
dan bersabar, aku hanya bisa meminta kepada Tuhan
untuk menunjukan apa
yang harus aku lakukan atas apa yang tidak pernah aku ketahui . . .
Terkadang sempat
terlintas sesekali dalam benakku,
aku sangat benci
dengan apa yang pernah terjadi,
tapi itu semua resiko
dari apa yang telah kita pilih,
semua yang telah kita
pilih pasti akan ada resikonya . . .