entah sebenernya berawal dari mana si ini masalahnya? aku sendiri juga gak ngerti kenapa jadi kaya gini kahirnya, I'M REGRET? yes i'm regret . tetapi percuma menyesali semuanya yang sudah terjadi gakan bisa balik lagi ke awal, kayaknya bukan gak bisa, maybe someday akan berubah seperti dulu .
tapi saya rindu Tuhan, saya rindu dengan semua tingkah konyol dia, saya rindu perhatian dia.
emang salah ya kalau saya menaruh rasa rindu yang besar?
okekalau salah saya akan merubah rasa rindu itu menjadi asa tidak ingin tahu menau semua tentangnya, semua yang dia kerjakan, semua urusan dia tanpa dia ngasih tau .
yahhh mungkin ini kali ya yang dinamakan pengorbanan dan struggle yang bener-bener itu?
ohhh Tuhan . saya bingung, saya gak ngerti harus seperti apa?
apa mungkin saya terlalu banyak menuntut?
yaaaaa mungkin aja kali ya?
jadi dia risih gitu Tuhan?
hmmmmmm . mungkin juga kali ya?
tapi ya sudahlahhh,
nasi sudah menjadi bubur, semuanya sudah terlanjur terjadi, mau gimana lagi?
secuek cueknya diri kamu dulu, aku masih bisa ngerti loh
sekarang bukan cuek lagi, bahkan jatuhnya gak peduli lagi!
oke kalau mungkin ini emang maunya dia, sikapnya diaa aku bakalan nyoba bertahan
for the last i just wanna say . . "if one day I was not here anymore, then the promise will remain always smiling because I'm watching you though far away there"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar