Ingatkah kamu saat kita bahagia?
Ingatkah kamu saat kita bersedih?
Ingatkah kamu saat kita canda tawa dahulu?
kini ku teringat lagi akan masalalu yang dulu pernah ku lewati
bersama dengamu,
meski hanya sesaat dan hanya menjadi sahabatmu,
namun semua itu sudah membuat hidup ku ini terlampau indah sejuk
meresap di dalam sanubari,
walau duka sempat singgah namun mengapa hati ini tetap
memilihmu?
apa aku bodoh?atau rasa ini yang terlanjur tumbuh di dalam
hatiku?
kini kau hadir kembali saat ku ingin menghapus semua bayanganmu
didalam memory yang kini masih tersimpan rapi di dalam hatiku
ini.
perih rasanya aku menerima semua ini,
namun ini adalah kenyataan yang mesti aku jalani
dan kenyataan yang terjadi saat ini
apa perlu aku merasakan sakit kedua kalinya?
TUHAN aku mohon, aku belum siap untuk menerima ini yang kedua
kalinya,
karena diriku ini masih rapuh jika harus mengenangnya kembali.
Jujur aku susah untuk melupakan semuanya ini,
tapi apa perlu kau mengorek luka yang telah aku kubur dengan
sepenuh hati ini?
aku sadari kini aku harus pergi meninggalkanmu untuk menggapai
cinta.
akupun harus sadari ku harus sendiri menjalani hidup tanpa
dirimu.
salam terakhir semoga kau dapat menggapai kebahagiaanmu,
semoga kau bahagia bersamanya disana.
kata terakhir yang bisa ku ucap adalah selamat tinggal masa lalu
aku kan melangkah,
maafkanlah segalanya kesalahan yang telah ku buat . . . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar