rasa takut kehilangan dirimu kini telah menjelma menjadi nyata
aku tak bisa menghindar mungkin kisah cintaku ini memang harus
berakhir
mengapa semua ini terulang lagi?
mana janjimu yang tak ingin menambah daftar sakit hati
dihidupku?
mesti sampai kapan sampai keberapa kali aku merasakan sakit hati
lagi?
mengapa aku hanya bisa mendapatkan kebahagiaan itu sejenak?
apa aku gak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan lebih lama
lagi?
mungkin menurutmu ini
perkara
andaikan waktu bisa terus berputar
aku hanya ingin kembali kemasa masa bahagia itu TUHAN . .
sekarang aku tau apa yang harus aku lakuin
aku harus merelakan kamu yang aku tau kamu pasti sedang bahagia
di luar sana
bahagia tanpa berfikir sedikitpun tentangku
ya, aku yakin kamu tak pernah memikirkannya
apa aku harus menutup mata juga untuk selamanya?
aku memang wanita yang tak pantas untuk kamu pilih sebagai
kekasih
tapi aku juga manusia yang pantas untuk dicinta
aku memang tak layak untuk dipuja puja olehmu
terlebih akupun bukan sang Dewa yang dipuja olehmu
namun dari semua itu aku punya cinta sempurna yang orang
inginkan
apa ini takdirku?
mungkin aku rasa ini memang takdirku
takdirku memang harus seperti ini
sendiri lagi . . . .
sendiri yang aku rasakan sekarang
tiada kasih dari seorangpun yang menemaniku dengan ketulusannya
aku hanya bisa terdiam dan tak bisa berbuat banyak
aku hanya ingin bisa melihat kebahagiaan yang terpancar
diwajahmu
aku melihat kebahagian itu saja sudah cukup buatku
sebenarnya aku berharap hanya aku yang bisa selalu mewarnai
harimu
namun aku tak bisa bertahan lebih lama hingga saat ini
untuk menjadi warna yang selalu ada di dalam hidupmu bahkan hari
harimu
TERAKHIR aku akan selalu mendoakanmu selalu bahagia
aku berharap suatu saat nanti atau di kehidupan yang akan datang
aku masih bisa bertemu untuk melihatmu lagi . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar